Wednesday, November 20, 2013

Saya dan Kucing

Kucing itu hewan berkaki empat unik, lucu, menggemaskan. Terserah walau banyak orang yang protes, sah-sah saja. Sekalipun kucing tidak terdaftar di PBB sebagai satwa yang harus dilindungi, saya rasa kucing layak untuk dilindungi. Kucing itu hewan jinak yang selalu berkeliaran di sekeliling kita dengan atau tanpa kita sadari.

Saya punya kucing, masih kecil berkelamin betina, namanya Rosa Gila Indah. Kenapa saya kasih nama itu? Ceritanya si kucing ini datang tiba-tiba ke kamar saya tanpa permisi, lantas saya kasih makan karena kasihan melihat kucing ini sendirian dan kelaparan dari raut mukanya. Aneh bin ajaibnya si kucing ini menurut saja tanpa ba-bi-bu, artinya yang dapat saya simpulkan ketika itu bahwa si kucing ini walaupun dari ras kucing kampung memiliki sifat jinak dan tidak liar. Langsung saja saya terlintas dengan nama penyanyi yang melantukan lagu berjudul Sadis, siapa lagi kalau bukan Afgan.

Nah berhubung si kucing ini betina, ya gak enak kalau kasih nama jantan. Saya pun kepikiran pada nama padanan untuk Afgan, jadilah Rosa yang menyanyikan tembang berjudul Kejam. Hal ini merujuk pada sifat si kucing yang makan dan minum secara kejam dan sporadis tanpa tedeng aling-aling. Kemudian saya ingat pada nama bus malam antar kota dalam propinsi (AKDP) jurusan Jakarta-Solo yaitu Rosalia Indah, nahh si kucing ini kan datang tiba-tiba macam bis malam yang melaju kencang, jadilah saya namakan Rosa Gila Indah. Saya percaya: lelaki sejati cinta kucing.

<333


No comments:

Post a Comment