(ditulis oleh Kasihelia)
Aku tahu aku mencintaimu ketika aku terbangun di kala subuh hanya untuk mengingat sudah berapa kali aku merindukanmu hari inni.
Aku tahu aku mencintaimu ketika tanganku bergetar, memikirkan apa yang sedang kau lakukan di sana,
Aku tahu aku mencintaimu ketika tak peduli seberapa kalipun kau membuatku kecewa dan bersedih, aku masih, entah dari mana, memperoleh kekuatan untuk tersenyum di depanmu. Menyembunyikan segala keraguan yang muncul, segala perasaan tak nyaman yang tersimpan.
Mungkin kau takkan pernah tahu
Mungkin pengorbananmu untukku lebih besar dari ini
Mungkin ini tak seberapa
Tapi hanya agar kau tahu, hampir setiap malam tubuhku menggigil dan otakku berputar
Aku merasa begitu kecil, begitu bodoh, mencoba mencari hal apa yang seharusnya kuberi untukmu
Aku merasa begitu terbuang, begitu sia-sia, tak bisa berbuat apa-apa, membuat apa-apa
untukmu.
Aku tersenyum.
Lihat kan, aku tersenyum
Tak peduli seberapa jauh aku harus berlari, dan berapa kali harus kumenunduk
Tak peduli seberapa sering aku menangis hingga kering rongga mataku
Tak peduli, tak peduli, tak peduli.
Aku hanya peduli padamu dan senyummu.
-Kasih Elia-
Aku tahu aku mencintaimu ketika tanganku bergetar, memikirkan apa yang sedang kau lakukan di sana,
Aku tahu aku mencintaimu ketika tak peduli seberapa kalipun kau membuatku kecewa dan bersedih, aku masih, entah dari mana, memperoleh kekuatan untuk tersenyum di depanmu. Menyembunyikan segala keraguan yang muncul, segala perasaan tak nyaman yang tersimpan.
Mungkin kau takkan pernah tahu
Mungkin pengorbananmu untukku lebih besar dari ini
Mungkin ini tak seberapa
Tapi hanya agar kau tahu, hampir setiap malam tubuhku menggigil dan otakku berputar
Aku merasa begitu kecil, begitu bodoh, mencoba mencari hal apa yang seharusnya kuberi untukmu
Aku merasa begitu terbuang, begitu sia-sia, tak bisa berbuat apa-apa, membuat apa-apa
untukmu.
Aku tersenyum.
Lihat kan, aku tersenyum
Tak peduli seberapa jauh aku harus berlari, dan berapa kali harus kumenunduk
Tak peduli seberapa sering aku menangis hingga kering rongga mataku
Tak peduli, tak peduli, tak peduli.
Aku hanya peduli padamu dan senyummu.
-Kasih Elia-
No comments:
Post a Comment