Wednesday, November 20, 2013

Ibadah Paling Berat

Ibadah paling berat, memangnya ada?
Ada.

Ibadah paling berat itu dilaksanakan ketika manusia lain hampir tiada melihatnya. Saya sendiri pernah merasakan hal tersebut. Lantas apa contohnya? Shalat Subuh dan shalat Isya berjamaah di masjid.

Siapa yang bilang begitu?
Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam.

“Shalat yang dirasakan paling berat bagi orang-orang munafik adalah shalat isya dan shalat subuh. Sekiranya mereka mengetahui keutamaannya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak. Sungguh aku berkeinginan untuk menyuruh seseorang sehingga shalat didirikan, kemudian kusuruh seseorang mengimami manusia, lalu aku bersama beberapa orang membawa kayu bakar mendatangi suatu kaum yang tidak menghadiri shalat, lantas aku bakar rumah-rumah mereka.” (HR. Al-Bukhari no. 141 dan Muslim no. 651)

Hadits riwayat Bukhari dan Muslim atau lazim disebut dengan muttafaq 'alaih tersebut menyatakan bahwa ibadah shalat Subuh dan shalat Isya berjamaah di masjid teramat berat, terutama bagi orang munafik. Saya kemudian bertanya-tanya dalam hati, siapa pula yang mengabarkan kepada beliau shallallahu 'alaihi wasallam sekian abad yang lalu kalau saya yang hidup jaman modern ini saja masih bisa merasakan sendiri isi sabda tersebut?

Sungguh suatu hal yang ajaib, perkataan manusia terbaik yang termaktub empat belas abad silam ternyata benar. Bukan suatu hal yang semu karena beliau bersabda bukan dengan hawa nafsu melainkan wahyu sebagaimana firman Allah di surat An Najm ayat 3:
 
"dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Quran) menurut kemauan hawa nafsunya." [An Najm: 3]

 Bahkan sampai dinyatakan bahwa sekiranya orang munafik mengetahui keutamaan kedua ibadah yang paling berat tersebut pastilah mereka akan mendatangi meskipun dengan keadaan merangkak. Faidah yang dapat dipetik dari sabda beliau bahwa marilah kita beribadah dengan mengikhlaskan hati. Bagaimana caranya? Mulailah dengan niat yang ikhlas mengharap ridho-Nya. Semoga Allah jadikan kita golongan orang-orang yang selalu jauh dari sifat munafik dan menjadi hamba-Nya yang mukhlis. Semoga menjadi renungan. Amin


<333

No comments:

Post a Comment