Friday, December 27, 2013

Si Kakek Pelabuhan Ratu

Suatu hari saya turing rodadua ke Pelabuhan Ratu bersama teman-teman semasa kuliah. Sampai di sana kami menginap semalam. Keesokan harinya kami menyempatkan diri berendam di mata air panas Cisolok. Tak jauh dari pantai Pelabuhan Ratu. Ketika kami sampai di tujuan langsung saja kami berganti pakaian renang. Byur. Kami berendam air hangat. Di tempat itu ada seorang kakek yang menghampiri kami. Perawakannya tampak tua namun semangatnya tak kalah dengan kami yang masih muda. Kami pun berbincang-bincang. Beliau berkata dengan percaya diri:

"Apa kelebihan saya dibanding kalian?"
"Gak tau kek"
"Mau tau jawabannya"?
"Iya, kek"
"Saya ini pernah muda, sedangkan kalian belum pernah tua, betul kan?" Hahahaha.

Tak lama si kakek berkisah soal cinta. Apa hakikat cinta sebenarnya. Menurutnya cinta itu bukan seperti hasrat gejolak kawula muda yang membara, namun cinta yang sesungguhnya baru dapat kita rasakan saat usia lanjut, dimana kita (sebagai lelaki) amat membutuhkan sosok perempuan sebagai teman hidup. Pesan beliau, cobalah kalian yang masih muda ketika nanti tua kelak akan merasakan sendiri hakikat cinta tersebut. Niscaya kalian wahai kaum muda akan buktikan ucapan saya yang pernah muda. Percayalah, ujar si kakek seraya tersenyum.



No comments:

Post a Comment