Tuesday, December 17, 2013

Neng di Jogja (bagian 2)



Hari 2


Senin 3 Des 2012

Kami bangun pagi. Setelah saya shalat Subuh si Neng balik ke hotel untuk beres-beres sekaligus sarapan. Eh saya dibawakan sarapan doi loh yaitu roti isi berikut telor yang tidak habis disantap si Neneng. Setelah agak siang saya jemput beliau di hotel untuk lanjut ke kampus. Pada hari ini saya kenalkan si Neneng dengan beberapa rekan saya kuliah. Bangga dong saya merasa menjadi lelaki normal yang punya pasangan lawan jenis. Hahaha. Kuliah selesai jam 12.00 saya langsung cabut tanpa ba bi bu lagi. Kami bergegas mengambil laundry yang telah menunggu. Lumayan berat sih karena pakaian kami berdua dicampur jadi satu. Kemudian kami bersantap siang di Lotek Bu Bagyo Sagan. Saya makan lotek si Neneng makan fuyunghay walau tetap saja kami bertukar menu dan pada akhirnya saya yang jadi sapu jagad menghabiskan semua berhubung si Neneng katanya sudah tak sanggup lagi untuk melanjutkan. Langsung setelah perut terisi kami tancap gas menuju utara ke arah Merapi. Tak lupa isi bensin karena rute lumayan jauh yakni ke kawasan Kaliurang. Sampai di atas kami mendapat kejadian menarik ketika kami asyuk berfoto eh tiba-tiba digonggong serta dikejar anjing yang sontak saja kami langsung tancap gas ke bawah sedikit, menikmati hawa sejuknya Kaliurang sekaligus menyantap Dunkin Donuts yang belum kunjung habis, ketika itu tinggal dua potong jadi pas lah untuk kami berdua. Sekaligus kami berfoto bertiga bersama si Genit yang mengantar kami. Kemudian kami balik masing-masing untuk bersiap melanjutkan misi. Si Neneng balik ke hotel untuk beres-beres begitupun saya. Setelah itu tujuan kami ke Carrefour Mal Ambarukmo Plasa atau yang lebih populer disingkat AmPlas. Mau ngapain? Ya belanja belanji kebutuhan kami, saya khususnya. Si Neneng dengan sigap dan antusias mengambil troli belanjaan. Memang tak dapat dipungkiri kali ini bahwa naluri keibuan beliau muncul ketika melihat barang belanjaan yang ada dimana-mana. Hahaha. 

Kami lanjut bergeser ke Kalimilk Seturan. Katanya teman lama si Neneng telah menunggu, yang tidak jauh dari situ. Akhirnya kami makan malam kemudian menemui si kawan lama ini. Pertemuan terjadi. Setelah bincang kenangan yang cukup lama akhirnya kami pamit untuk kembali ke peraduan. Kami sempat singgah di Jembatan Gondolayu. Berfoto. Klik. Kenangan kami terpatri di situ.

No comments:

Post a Comment