Showing posts with label kucing. Show all posts
Showing posts with label kucing. Show all posts

Thursday, August 7, 2014

Rosa-ku Hilang, Rosa-ku Malang



 
Ini waktu masih perawan

Hai, jumpa lagi. Masih ingat si Rosa? Iya. Rosa Gila Indah. Aku sedih soalnya si Rosa sudah lama gak pulang-pulang. Kabarnya dia mati, begitu yang aku dengar dari temanku Si Martin Natadekoko [Saingan Pak Menlu Natalegawa]. Oh iya Si Martin ini kuncen kos tempat aku dan Rosa tinggal. Suatu hari Si Martin telepon aku, katanya sambil ngos-ngosan:

“Mas, si Rosa wis mati (sudah meninggal :Jawa). Soale ra ketok meneh ndek kene (Soalnya sudah lama gak kelihatan di sini)”
“…….”

Aku ucapkan “innalillahi wa inna ilaihi raji’un”. Aku berdoa semoga Si Rosa ditempatkan di tempat-Nya yang terbaik. Seandainya Rosa masih hidup dan bisa ngerti omonganku, aku cuma ingin dia pulang, wahai janda kesepian.

Si Rosa ini kucing yang cukup unik, dia berkali-kali aku usir kalau pas lagi jengkel sama kelakuannya yang gak pernah belajar PPKn. Namun anehnya dia selalu balik lagi tanpa dendam sedikitpun. Padahal yang ku tahu, kucing itu hewan cerdas yang bisa mengenali perilaku sang majikan. Aku pernah mandi bareng si Rosa, soalnya dia udah bau gak jelas gitu. Lagi aku mandiin eh dia malah kabur pas adegan aku kasih sabun ke badannya. Ternyata dia kedinginan, ya iyalah soalnya air yang aku pake mandi itu air dingin. Aku baru ngerti kalau kucing itu mau mandi asal pakai air hangat macam manusia saja kalau lagi sakit. Huh dasar kucing janda ehh maksudnya manja. Hahaha. Rosa juga pernah aku kunciin di kamar mandi sendirian. Kasian deh dia manggil-manggil gitu sambil berusaha escape dari kamar mandi udah kaya adegan film action gitu. Walhasil kayu pintu kamarmandi jadi rusak gara-gara dia cakar dengan hebatnya. Maafin aku ya Rosa, soalnya waktu itu kamu bikin jengkel gangguin aku terus yang lagi serius. 

Pas Jogja kena debu vulkanik Kelud, si Rosa ikut jadi korban. Ketika itu dia ingin melahirkan dan bingung mau cari tempat aman untuk bersalin soalnya bidan gak ada yang buka. Lagipula bidan kucing emangnya ada? Hahaha.

Ini foto-fotoku dengan si Janda Beranak Tiga:

Doi lagi tidur dengan khusyuk

Lagi sok antusias

Kalau ini mirip logo Playboy


Doi lagi nonton film nganu

Sedang nangkring sok jadi burung

Sok berantem lawan Kapten Spongebob

Kenanganku sama si Rosa itu banyak. Di sini cuma sepotong saja. Tapi cukup kok untuk bilang kangen sama si Janda Berbulu.

NB: Rosa, kalau kamu baca tulisan ini berarti kamu sudah pintar. Pulang ya, cinta.
*titikduabintang*

<333



Wednesday, November 20, 2013

Saya dan Kucing

Kucing itu hewan berkaki empat unik, lucu, menggemaskan. Terserah walau banyak orang yang protes, sah-sah saja. Sekalipun kucing tidak terdaftar di PBB sebagai satwa yang harus dilindungi, saya rasa kucing layak untuk dilindungi. Kucing itu hewan jinak yang selalu berkeliaran di sekeliling kita dengan atau tanpa kita sadari.

Saya punya kucing, masih kecil berkelamin betina, namanya Rosa Gila Indah. Kenapa saya kasih nama itu? Ceritanya si kucing ini datang tiba-tiba ke kamar saya tanpa permisi, lantas saya kasih makan karena kasihan melihat kucing ini sendirian dan kelaparan dari raut mukanya. Aneh bin ajaibnya si kucing ini menurut saja tanpa ba-bi-bu, artinya yang dapat saya simpulkan ketika itu bahwa si kucing ini walaupun dari ras kucing kampung memiliki sifat jinak dan tidak liar. Langsung saja saya terlintas dengan nama penyanyi yang melantukan lagu berjudul Sadis, siapa lagi kalau bukan Afgan.

Nah berhubung si kucing ini betina, ya gak enak kalau kasih nama jantan. Saya pun kepikiran pada nama padanan untuk Afgan, jadilah Rosa yang menyanyikan tembang berjudul Kejam. Hal ini merujuk pada sifat si kucing yang makan dan minum secara kejam dan sporadis tanpa tedeng aling-aling. Kemudian saya ingat pada nama bus malam antar kota dalam propinsi (AKDP) jurusan Jakarta-Solo yaitu Rosalia Indah, nahh si kucing ini kan datang tiba-tiba macam bis malam yang melaju kencang, jadilah saya namakan Rosa Gila Indah. Saya percaya: lelaki sejati cinta kucing.

<333