Thursday, November 21, 2013

[Arsip Curhat] Betapa Aku Mencintaimu -Bagian 2



=========================================================================== ========

Aku bodoh, atau tulus
Aku sendiri tak tahu
Aku begitu ingin memberi kebahagiaan untukmu, tapi kadang yang kudatangkan hanya amarah
Aku begitu ingin menarik bangga ke dalam dirimu, tapi seperti biasa, hal yang kulakukan karena kebodohanku, hanyalah mendatangkan kerugian.
Menanam kekecewaan.
Maafkan aku. Maafkan aku.
Kurasa aku bodoh, bukan tulus.
Kurasa aku yang tak tahu kapan harus berhenti

Aku tak tahu bagaimana cara menghentikan perasaan yang meluap-luap ini
Sampai dadaku sakit rasanya, sesak
Perasaan mencintaimu ini begitu besar
tapi,...tapi,... aku tak tahu apa yang harus kulakukan
Aku ingin melakukan sesuatu yang besar untuk mu
tapi aku mundur. aku takut menghancurkan segala sesuatu. aku takut berbuat salah.

Kadang aku terbangun di satu malam, dan tak bisa berhenti menangis
Tak bisa berhenti berkata,
"Jun aku cinta kamu. Babang, aku cinta kamu. Jangan pergi. Jangan pergi."
Sampai akhirnya aku terjatuh, terlelap dalam tidurku sembari menangis
Dan bangun dengan muka bengkak di pagi hari.


Aku cinta kamu babang, aku cinta kamu.


-Kasih Elia-

No comments:

Post a Comment