Sunday, September 21, 2014

Cerpen #RejekiAnakSholeh : Eps. Kondangan Manten

Alkisah suatu hari ada seorang anak kos yang diklaim sholeh oleh tetanggnya yang juga teman kosnya. Si anak ini ikut kondangan salah seorang teman kuliahnya. Dia pergi berdua bersama rekan sejawat kuliahnya juga, singkat kata dibonceng sepeda motor. Sampai di TKP, si anak ini lupa membawa amplop, lantas temannya ini inisiatif karena membawa amplop dua lembar, diberikannya ke si anak sholeh. Ternyata ketika mengisi daftar hadir si teman anak ini telah membawa amplop yang telah berisi uang lebih dari satu amplop. Walhasil si anak sholeh ngikut antri saja di belakang temannya, bahasa kerennya numpang. Setelah selesai mengisi daftar hadir, si anak sholeh diberi cinderamata berupa gantungan kunci oleh simbak pagar ayu kondangan tersebut. Kemudian si anak sholeh dan temannya ini salaman dengan pengantin, kemudian makan minum dengan menu yang tidak sederhana layaknya di warung makan pinggir jalan. Si anak sholeh kenyang dan dia mengucap syukur. Dia hanya menghabiskan Rp 0 (nol rupiah) di perhelatan syukuran manten itu. Datang tanpa modal. pulang bawa untung, begitu pikir si anak sholeh. Akhirnya si anak sholeh pulang dengan membawa berkah kebahagiaan. Tak lupa dia mengucap syukur kepada Allah yang telah memberinya limpahan berkah dan rahmat-Nya yang luarbiasa tanpa pernah dia duga sebelumnya.

Alhamdulillah #RejekiAnakSholeh memang tidak pernah lari kemana-mana.
#GustiAllahMbotenSare [Allah Never Sleep]

Friday, September 19, 2014

Belajar Tidak Kenal Waktu

Menjadi mahasiswa itu enak. Mengutip Mas Prof. Nunung yang dosen gaul dari Jogja, tugas mahasiswa itu cuma satu: belajar. Kalau menurut saya sih tugas mahasiswa itu banyak, gak cuma itu, mas prof. Apa tuh? Belajar. Belajar. Belajar.

Hahaha.

Kalau menurut Ayah Pidibaiq, tujuan kuliah itu biar bisa reunian lagi. Betul itu soalnya kalau sudah lulus kuliah mah gak bakal ditanya “mas kuliah dimana?” atau “mas ijazahnya mana?”.

Ada yang tau gak fungsi ijazah buat apa? Hayo ngeceng eh ngacung. Haha.

Kalau yang saya tahu, sempat curi-curi dengar dari Pak Tung Desem Waringin yang motivator kondangan itu, beliau bilang guna ijazah itu salah satunya buat ngelamar calon manten (baca: pamer ke calon mertua). Hahaha.

Masuk akal sih itu kata Pak TDW (begitu beliau biasa dipanggil, katanya) *sambil ngomong DAHSYAT! Begitu ceritanya.

Saya ingat waktu lulus sarjana strata satu alias Es Satu. Teman saya yang kuliah di jurusan Filsyahwat eh Filsafat, sebut saja namanya Miko (inisial sebenarnya) nyeletuk dengan songongnya:

“Bro (panggilan gaul anak Jakarta, padahal mah bukan Jakarta doang), capek-capek kita kuliah 4 tahun lamanya, ujung-ujungnya cuma buat dapat ginian  doang”!! *sambil nyodorin selembar kertas berlaminating yang bernama IJAZAH

“….hahahahaha…” saya ngakak polos ketika itu. Artinya apa? Artinya saya mengiyakan setuju dengan pernyataan tanpa teori tersebut.

Kuliah memang bikin lelah. Betapa tidak, pagi-pagi mesti berangkat ke kampus, berjibaku dengan bau ketek orang-orang, berpeluh ria jenaka di dalam angkot, sampai kadang pakaian yang baru beli langsung lecek seketika, nungguin bang sopir pribadi (baca: sopir angkot), ngejar-ngejar dosen, eh ternyata dosen gak masuk. Kasihan gak tuh? Hahaha.

Tak cukup sampai di situ, di akhir semester harus dipaksa kerja rodi sama dosen ngerjain tugas akhir. Dan satu yang penting, last but not least kalau kata John Koplo, yaitu bayar uang semester. Jreng jreng jrenggg!!

Ya kalau menurut saya mah, benar itu di awal tadi. Kuliah itu tujuannya belajar. Apa saja pokoknya belajar. BELAJAR. Gak percaya?

Kuliah itu..

Belajar sabar nunggu dosen. Belajar pedekate sama mahasiswi baru. Belajar nungguin sopir angkot. Belajar sabar bayar uang spp. Belajar bergaul. Belajar di kelas. Belajar sok kenal en akrab sama penjaga kantin biar bisa ngutang. Belajar dan belajar dan belajar……(isi sendiri)….


Ngomong-ngomong soal kuliah dan belajar, sekilas menggugah kenangan saya pada sebuah linimasa yang telah lampau. Saya selalu ingat pesan dari dosen yang paling saya kagumi di dunia ini, namanya Ibu Sari Endahwarni, M. Hum, biasa disingkat dengan akronim SEW, kode inisial nama beliau di kampus. Suatu saat saya meminta kata-kata motivasi dari beliau, seraya saya menyodorkan gambar potret patung Pancoran Jakarta jaman dahulu kala. Lantas Ibu Sari, begitu beliau akrab disapa, membubuhkan kalimatnya yang hingga kini saya kenang selalu:



“Belajar tidak mengenal waktu!
Capailah cita-cita setinggi mungkin!”
                           [Sari Endahwarni]



Saturday, September 13, 2014

Proposal Perencanaan Mocktail ala Chef Martin



PROPOSAL PERENCANAAN BISNIS
Chill Fizz Mocktail Bar


Disusun oleh :
Gigih L
Ricky L.E
0822304xxxxx
Wa: +659084xxxx
BB: 2750xxxx



BAB I

DISKRIPSI UMUM BISNIS


A.    Diskripsi Umum Bisnis
Mocktail adalah minuman ringan yang terbuat dari sari  buah atau smoothie buah yang dicampur dengan soda, cola, sirup, susu, atau jenis minuman lainnya. Dapat juga ditambahkan rempah, seperti mint untuk melengkapi cita rasanya.Aneka jenis mocktail biasa disajikan setelah jamuan makan.
      Disebut mocktail karena berasal dari penggabungan kata mock dan cocktail, yang berarti tiruan dari cocktail, karena campuran aneka jenis mocktail hampir sama dengan cocktail, yang membedakan adalah mocktail tidak mengandung alkohol. Karenanya tentu saja cita rasanya menjadi lebih lezat, karena biar bagaimanapun, minuman dengan campuran alkohol akan menghasilkan cita rasa pahit.

Karena tidak mengandung alkohol, mocktail dapat dinikmati oleh semua kalangan.Hal terpenting dalam membuat mocktail adalah mengetahui bagaimana memadukan beberapa jenis buah dengan pelengkapnya agar mendapatkan cita rasa yang lezat.Jangan lupa penyajiannya pun memiliki ciri khas, yaitu warna serta hiasan yang menarik pada bibir gelas saji.Ini yang membuat mocktail selalu diminati.

B.     Latar Belakang Usaha
Dewasa ini, budaya yang super sibuk sudah menjadi hal lazim sehingga masyarakat cenderung memiliki gaya hidup yang serba cepat dan siap saji. Terbukti, restoran siap saji maupun gerai kecil yang menjual minuman siap saji diminati oleh berbagai kalangan.Contohnya minuman coke ini akan berdampak pada kesehatan manusia,karena minuman Coke mengandung banyak gula sehingga dapat menimbulkan obesitas, diabetes dan lemak. Untuk itu, Penulis mengupayakan suatu inovasi baru dengan membentuk orientasi minuman yang berbahan sari buah-buahan dan  mengandung bahan-bahan alami dengan tinggi serat sehingga dapat mengemulsi kolestrol dalam darah.

Dengan demikian, penulis memadukan inovasi dengan mengakulturasi makanan ala barat dengan lidah masyarakat indonesia yang akrab dengan sari buah dan juga membangun gaya hidup sehat dengan moctail yang mengandung kombinasi sari buah-buahan segar dan menuangkannya dalam proposal ini berjudul “Chill FizzMocktail Bar”.



C.    Tujuan Dan Potensi Usaha
Tujuan dari dibentuknya usaha ini adalah :
1.Memperkenalkan kepada publik sehubungan mocktail.
2.Mengembangkan usaha mocktail dengan spektakuler.
3.Menstimulasi semangat wirausaha pada kaum muda.
4.Meningkatkan daya tarik produk minuman mocktail

Potensi usaha ini ke depan adalah dengan semakin meningkatnya jumlah konsumen atau pelanggan Mocktail  ini,maka diharapkan akan terbuka kesempatan untuk melakukan ekspansi atau perluasan usaha dengan membuka cabang-cabang di daerah yang cukup strategis dan mudah dijangkau oleh konsumen.




BAB II

GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA
Adapun aspek yang diperhatikan dalam pelaksanaan Usaha ini adalah :
1. Aspek Lingkungan
Usaha minuman di kotaYogyakarta merupakan bisnis yang memiliki prospek yang baik sekaligus menantang. Namun dibutuhkan kreatifitas, inovasi dan strategi yang tepat untuk membentuk suatu usaha makanan atau minuman yang baru.
mocktail merupakan untaian kata yang mengartikan sebuah jenis segelas minuman sehat. Arti mocktail adalah minuman yang bebas dari alkohol (non-alkohol beverages) yang terdiri dari kombinasi sari buah –buahan segar.
2. Aspek Produk
a. Keunikan
Produk yang kami nawarkan merupakan minuman yang citarasanya memiliki akulturasi budaya barat dan Indonesia.Minuman ini jarang ditemukan dan juga merupakan campuran buah-buahan yang dapat menyeimbangi dan mengemulsi lemak yang terstimulasi oleh tubuh.
b.Novelty ( Keunggulan )
Mocktail yang kami racik merupakan campuran aneka buah.Tentu saja tidak diragukan lagi manfaat dari tiap bahan mocktail ini.Kandungan kalium dan vitamin pada buah sangat menonjol.Kalium berfungsi untuk menjaga keseimbangan air dalam tubuh, membantu pengiriman oksigen ke otak dan meningkatkan cadangan energi.Stawberry mengandung vitamin C yang tinggi dan merupakan buahan untuk mencegah kanker. Disamping itu kandungan susu sapi segar juga menambah kebutuhan kalsium dalam tubuh kita. Jadi, mocktail menyajikan seribu manfaat dalam sebuah minuman dengan rasa yang khas.
3. Aspek Pemasaran
Dari segi pemasaran, usaha Mocktail merupakan usaha rintisan untuk daerah Yogjakarta Maka diperlukan analisa kelemahan dan keunggulan produk ini baik dari sisi eksternal dan internal. Berikut analisa SWOT dari produk Mocktail:

Tabel 1.0 Analisa SWOT
STRENGTH
WEAKNESS


1.jenis produk yang masih sangat jarang
1. Membuka usaha dengan brand baru
ditemui.

2. Produk mengandung bahan alami dan

meningkatkan kesehatan

 3. Keunikan Bar di dalam foodcourt

OPPORTUNITIES
THREAT


1. Mengenalkan pada masyarakat tentang minuman baru kaya manfaat sensasi Internasional
1. Bahan produksi sulit didapat karena perlu mencari di daerah lain


2. Perilaku konsumen Yogjakarta yang suka
2. Kompetitor minuman cenderung
mencoba sesuatu makanan baru.
Bertambah



Model bisnis mocktail adalah model jual komunitas yang dilakukan dengan cara memanfaatkan tempat pemasaran yang telah ada, dimana tempat tersebut sekaligus merupakan tempat mengolah produk secara langsung.
4. Tempat Usaha
Mocktail akan disajikan secara open Bar, yang berarti bahwa konsumen dapat melihat langsung cara disajikannya minuman ini sehingga Mocktail disajikan dengan segar. Rencana awal pendirian awal Bar ini di dalam Food court di kota Yogyakarta dengan membuka sebuah stand. Target pasar usaha ini adalah Pengunjung Mal, setelah usaha ini berjalan beberapa bulan. Kami berencana untuk membuka stand baru di setiap Mal yang ada di Yogyakarta karena Mal tersebut ramai dikunjungi oleh pekerja maupun kawula muda terutama pada petang sampai malam hari.

BAB III
PERENCANAAN OPERASIONAL

1. Lokasi
Lokasi yang dipilih untuk pendirian usaha ini adalah di Stand food court. Target pasar yang kami pilih pada awal usaha ini adalah Pengunjung Mal. Setelah usaha ini berjalan beberapa bulan, kami berencana untuk membuka stand di Mal yang lain.
2. Tenaga kerja
Dalam menjalankan usaha Mocktail ini tenaga kerja yang kami siapkan adalah sebanyak 4orang .Jumlah tenaga kerja ini sewaktu-waktu dapat berubah sesuai dengan banyaknya konsumen.
3. Mesin dan Peralatan
Dalam usaha ini pada dasarnya proses pembuatan Mocktail relatif sederhana sehingga tidak perlu memerlukan pembelian mesin yang harganya mahal. Alat pembuat minuman yang digunakan seperti seeker, blender, penghancur es, dll


4. Bahan baku dan bahan penolong
Usaha ini membutuhkan bahan – bahan baku untuk membuat  mocktail juga berbagai bahan pendukung lainya yang dapat dijumpai di supermarket dan pasar. Alat – alat untuk memproduksi produk juga tidak sulit untuk diperoleh.
5. Layout Proses
Adapun perencanaan desain tempat usaha yang kami rencanakan adalah sebagai berikut:


6. Proses Produksi
Adapun cara pembuatan Mocktail sebagai berikut :
Cara pembuatan mocktail sebagai berikut :
1.Masukan semua komposisi untuk membuat 1 jenis Mocktail
2.Campurkan semua bahan ini ke seeker.
3.Kocok dengan sedikit variasi
3.Tuang minuman ini ke gelas lalu beri garnis secantik mungkin.
4.Mocktail siap dinikmati oleh konsumen.
7.Kapasitas Produksi
Kapasitas produksi yang diharapkan dari usaha ini setiap harinya adalah 500 gelas Mocktail.
Tahapan pelaksanaan usaha ini dibagi dalam 3 tahapan, yaitu:
1. Tahap Persiapan
Tahap persiapan meliputi persiapan alat dan bahan untuk membuat produk. Alat dan bahan yang digunakan :
 Alat yang digunakan untuk memproduksi Mocktail :
1.Blender
2.Pisau
3. Seeker
4. Alat takaran
5. Berbagai jenis gelas

Bahan baku dan penolong yang diperlukan dalam memproduksi Mocktail :
1.      Sirup Gula
2.      Sirup buah buahan
3.      Grenadine Sirup
4.      Minuman berkarbonasi dan soda
5.      Daun mint
6.      Gula coklat dll
2.Tahap Pengolahan dan Tahap Pemasaran
Tahap pengolahan yaitu mengenai cara kerja dalam mengasilkan produk. Adapun langkah- langkah pembuatanMocktail :
.
Pembuatan Mocktail
Pembuatan Mocktail cukup sederhana, yaitu pertama masukan semua komposisi untuk membuat salah satu jenis minuman, contohnya seperti “Zero Arizona Twister dan Bromo Rainbow”. Masukan semua komposisi kedalam seeker kecuali grenadine, kocok semua sampai mendapatkan busa yang cukup, (hanya di kira-kira) siapkan es cube yang telah dihancurkan kedalam gelas, tuang komposisi yang telah di kocok, beri grenadine untuk tambahan warna mencolok pada minuman, beri garnis secantik mungkin pada tahap akhir. Usahakan ketika membuat minuman, buatlah seindah mungkin dari warna dan garnis minuman tersebut, sehingga konsumen sampai tidak tega untuk meminumnnya.
PenyajianMocktail :

Untuk penyajian. Untuk mocktail yang telah di buatakan disajikan ke dalam gelas tertentu sesuai jenisminuman dan langsung di antar seketika oleh pelayan kami ke meja konsumen.
Tahap Pelaksanaan Pemasaran
Pada tahap pemasaran, tahap ini meliputi penyebaran brosur kepada mahasiswa Universitas yang ada di Yogjakarta, promosi via blackberry messanger, facebook, twiter, media masa, dan pemberian promosi yang menarik dan metode word of mouth.
3. Tahap Evaluasi Usaha
Pada tahap evaluasi, kami akan melakukan observasi pasar dan menilai seberapa jauh keberhasilan usaha ini. Kami akan melakukan penghitungan laba yang dihasilkan serta mengevaluasi kinerja karyawan. Setelah melakukan evaluasi maka akan dilakukan penyusunan laporan guna memperbaiki kekurangan serta peningkatan kualitas produk .
BAB IV
PERENCANAAN PEMASARAN

1. Peluang dan pangsa pasar
Konsumen yang menjadi target pemasaran adalah mahasiswa kampus Universitas yang ada di Yogyakarta dan pihak – pihak lain. Setelah usaha ini berjalan beberapa bulan, kami akan memperluas pasar ke mall yang terletak di pusat kota dan target yang diharapkan adalah masyarakat,wisatawan, dan juga kawula muda Yogyakarta.
2. Daerah pemasaran (market segmenting)
Untuk pembukaan pertama, kami pilih lokasi di food court. Maka pemasaran kami lakukan di lingkungan yang ada di kota Yogyakarta dengan penyebaran brosur dan metode mouth to mouth. Selanjutnya, kami akan memperluas usaha ke mall lainnya.

3. Pasar sasaran (market targeting)
Adapun sasaran kami dalam mendirikan usaha ini adalah warga Yogyakarta seperti, mahasiswa, dosen, staff, security dan pekerja lainnya. Apabila kami membuka stand di mall yang menjadi sasaran kami adalah wisatawan dan kawula muda yang sering kian ramai mengunjungi mall tersebut.
4.Volume dan penetapan harga penjualan
Produk ini dijual mulai harga  Rp. 4.000. Target penjualan per hari diasumsikan 100 gelas
5.Persaingan dan strategi bersaing
Persaingan dalam mengembangkan usaha tentu kian mendekat kepada kita, namun kami memiliki strategi untuk menanggulanginya, diantaranta sebagai berikut:
Pertama, Promosi
Promosi produk dilaksanakan melalui beberapa media yakni pertama media social seperti  via twitter, Blackberry Messanger, whatsapp Messanger dan facebook.
Kedua, media cetak berupa selembaran ( flyer ), dan Koran.
Analisa Resiko
Beberapa resiko yang kami hadapi diantaranya yakni dari segi
A.Kesadaran Publik
      Sikap kurang percaya dan ketidaktahuan akan suatu produk baru yang memiliki cita rasa yang unik dan sehat. Oleh karena itu, pada tahap awal kami harus melakukan promosi yang gencar dengan memberikan potongan harga dalam rangka pembukaan usaha baru kepada konsumen terutama mahasiswa Universitas yang ada di Yoyakarta sehingga ini akan membangun citra dari usaha ini.

B. Persaingan
Persaingan yang semakin banyak timbul setelah usaha ini muncul. Maka, cara untuk menanggulangi resiko ini dengan tetap mempertahankan rasa dari mocktail , membuat promosi yang menarik pada kesempatan tertentu dan kemungkinan besar akan ada inovasi produk.
C. Daya Tahan Produk
Produk Mocktail berbahan dasar buah – buahan dan pelengkap lainnya yang tidak dapat bertahan lama, maka kami harus menghabiskan persediaan bahan mentah dalam kurun waktu kurang dari 2 hari, ini berarti penjualan produk harus tetap stabil sehingga tidak terjadi pembusukan persediaan.

D.    Jadwal Kegiatan
Usaha ini kami harapkan dapat berkelanjutan hingga meluas ke masyarakat kotaYogyakarta. Usaha minuman yang kian meluas di pasaran akan memicu kami untuk terus berinovasi dalam menciptakan variasi yang lainnya apabila usaha Mocktail berkembang. Namun kami tetap optimis untuk menggeluti usaha ini hinga mencapai kesuksesan.




BAB V

PENUTUP


Sekian proposal yang kami buat, kurang lebihnya kami mohon maaf yang sebesar-besarnya dan terima kasih.

Thursday, September 11, 2014

Yep, Im manja. So what?



Dari kemarin, babang sibuk.
Komunikasi jarang. Aku awalnya bisa tahan.
Tapi, gadis mana sih yang bisa tahan gak denger suara pacarnya begitu lama.
Kangen akuh.




==========================

Tadi karena sakit, aku kebangun jam 10.
Yang kepikiran pertama kali ketika bangun, selain sakit kepala dan pengang, adalah babang. Aku langsung telpon dia, tapi katanya dia lagi kuliah.
Jadi aku kasih tahu aja, dengan agak sediih, kalau aku sakit. Dan aku mau tidur seharian.

Abis itu, aku tidur.

Bangun jam 3 aku beli makan, terus makan.
Selesai makan aku nonton anime di laptop.
Pas lagi nonton, --sambil tenggelam di tumpukan tissue buat ngelap ingus + bersin -- si babang telpon.
Langsung aku ambil telepon, aku naik ke tempat tidur terus aku angkat,
Dengan perlahan aku bilang, "halooh..."

Pas babang jawab, gak perlu lama lagi, mataku berkaca-kaca.
Dan ketika babang bilang, "Kenapa? neneng sakit apa? Neneng mau apa skrg?"
Meledaklah tangisku.
"Mau babang....." ujarku dalam tangis dan isakan.

Yep, Im manja. So what?


-Kasih Elia-

Tuesday, September 9, 2014

Hai, Namaku Aci



Hai, kenalkan namaku Aci. Aku gantiin si Rosa yang udah lama menghilang entah kemana. Oh iya aku masih kucing ABG loh. Hahaha. Aku doyan tidur dan malas, makanya aku dipanggil Aci, mirip sama Kak Aci katanya. Aku punya kebiasaan unik tapi ngaco, aku biasa ngendus en jilatin baju majikanku, eh tapi kalau Kak Aci gak gitu kok. Hahaha. Hmmm.. tapi kalau gak percaya liat aja sendiri.