Hari ini 1 Desember 2014.
Papa ulangtahun yang ke-61, usia yang sudah tidak muda
lagi kalau kata Mas Lukas Deni. Bokap memang mirip gw, gak suka ngerayain ultah
karena bukan tradisi di keluarga, lagipula di agama gw dilarang untuk
menyerupai tradisi suatu kaum lain. Doa gw buat beliau semoga sehat selalu dan
lekas sampai di tanah suci kelak. Amin.
Pada hari ini juga Si Neneng menggenapkan ritual wisuda
untuk resmi dilantik jadi seorang sarjana sastra (S.S.). Yah bahasa kerennya
resmi jadi pengangguran lah. Istimewa memang hari ini, tapi kasihan Si Neneng
yang tak lama lagi mesti minggat dari tanah Jakarta karena dipingit oleh kedua
ortunya. Dia kirim teks whats app,
katanya sedih lihat banyak orang yang berpasangan alias punya pendamping
wisuda. Gw jawab, hal yang dia rasa sama seperti yang gw rasa di 23 Oktober
2014, Yogyakarta. Ternyata Si Neneng baru ngeh soal rasa bertema pendamping
wisuda (PW) ini. Gw ucapin buat Neneng: Proficiat! Gaudeamus Igitur.
Manusia berubah seiring berubahnya waktu, Ada pertemuan,
perpisahan, suka, duka. Bagi gw semua itu memang sudah menjadi skenario kehidupan.
Yah doa gw gak terlalu panjang buat orang yang baca tulisan ini: semoga kalian
ingat gw, dan memaafkan kesalahan gw yang telah lalu.
No comments:
Post a Comment