Tuesday, December 9, 2014

Memangnya Ini Stasiun TV Mbahmu: Adakah Janji yang tidak Suci?


Entah apa yang ada di benak pembuat frase “Janji Suci”, seolah mengklaim ada tambahan suci di sebuah janji. Lebih tepatnya yang demikian dialamatkan ke panitia acara resepsi pernikahan artis ternama Indonesia: Raffi Ahmad & Nagita Slavina. Saya yakin kedua mempelai tak pernah merencanakan bahkan sampai-sampai membubuhkan jargon “Janji Suci” untuk pernikahannya. Lagi-lagi stasiun televisi di tanah air tidak ada kapoknya untuk menayangkan acara model ini, seolah tidak pernah berkaca pada apa yang telah terjadi.

Kilas balik ke beberapa tahun silam, dimana acara serupa pernah ditayangkan salah satu televisi swasta, bertajuk Pernikahan Anang & Ashanti. Celakanya yang ini malah lebih ngelantur, betapa tidak untuk sebuah acara yang seharusnya khidmat, pada kenyataannya diisi dengan hura-hura serta pamer harta duniawi belaka. Kacaunya, acara ini memakan waktu durasi tayang selama 3,5 jam! Sebagai catatan, acara ini dihelat di Ballroom Hotel Shangri-La Jakarta pada Minggu 20 Mei 2012 dan disiarkan live pada pukul 18.55 oleh stasiun televisi swasta tertua di Indonesia tersebut. Miris memang, betapa tidak, semua orang yang normal juga tahu kalau Hotel Shangri-La itu bukan hotel kelas melati yang mampu dijangkau oleh kelas ekonomi menengah ke bawah. Lagipula apa urusannya seseorang melangsungkan resepsi pernikahan hingga diliput media secara jor-joran dan terkesan lebay. Lain halnya jika yang menikah itu anak raja atau presiden, maka saya rasa semua orang akan maklum karena berhubungan dengan sebuah negara.

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) entah dimana. Lembaga yang dianggap paling berkompeten ternyata seakan hanya bergeming saja tidak bisa berbuat apa-apa. Alasan masyarakat itu sederhana: mengapa frekuensi publik dalam durasi yang lama (3 jam) digunakan untuk kepentingan segelintir pihak demi meraup untung dari sisi komersil saja? Berapa banyak tanggapan respon dari masyarakat yang kontra terhadap acara tersebut, namun tetap saja lembaga yang kompeten ini seakan berubah jadi impoten. Dus, pada akhirnya muncul pertanyaan: adakah janji yang tidak suci? Diselingi umpatan: memangnya ini stasiun TV mbahmu!



No comments:

Post a Comment