Entah apa yang ada di benak pembuat
frase “Janji Suci”, seolah mengklaim ada tambahan suci di sebuah janji. Lebih
tepatnya yang demikian dialamatkan ke panitia acara resepsi pernikahan artis
ternama Indonesia: Raffi Ahmad & Nagita Slavina. Saya yakin kedua mempelai
tak pernah merencanakan bahkan sampai-sampai membubuhkan jargon “Janji Suci”
untuk pernikahannya. Lagi-lagi stasiun televisi di tanah air tidak ada kapoknya
untuk menayangkan acara model ini, seolah tidak pernah berkaca pada apa yang
telah terjadi.
Kilas balik ke beberapa tahun silam,
dimana acara serupa pernah ditayangkan salah satu televisi swasta, bertajuk
Pernikahan Anang & Ashanti. Celakanya yang ini malah lebih ngelantur,
betapa tidak untuk sebuah acara yang seharusnya khidmat, pada kenyataannya
diisi dengan hura-hura serta pamer harta duniawi belaka. Kacaunya, acara ini
memakan waktu durasi tayang selama 3,5 jam! Sebagai catatan, acara ini dihelat
di Ballroom Hotel Shangri-La Jakarta pada Minggu 20 Mei 2012 dan disiarkan live
pada pukul 18.55 oleh stasiun televisi swasta tertua di Indonesia tersebut.
Miris memang, betapa tidak, semua orang yang normal juga tahu kalau Hotel
Shangri-La itu bukan hotel kelas melati yang mampu dijangkau oleh kelas ekonomi
menengah ke bawah. Lagipula apa urusannya seseorang melangsungkan resepsi
pernikahan hingga diliput media secara jor-joran dan terkesan lebay. Lain
halnya jika yang menikah itu anak raja atau presiden, maka saya rasa semua
orang akan maklum karena berhubungan dengan sebuah negara.
Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) entah
dimana. Lembaga yang dianggap paling berkompeten ternyata seakan hanya
bergeming saja tidak bisa berbuat apa-apa. Alasan masyarakat itu sederhana:
mengapa frekuensi publik dalam durasi yang lama (3 jam) digunakan untuk
kepentingan segelintir pihak demi meraup untung dari sisi komersil saja? Berapa
banyak tanggapan respon dari masyarakat yang kontra terhadap acara tersebut,
namun tetap saja lembaga yang kompeten ini seakan berubah jadi impoten. Dus,
pada akhirnya muncul pertanyaan: adakah janji yang tidak suci? Diselingi umpatan: memangnya ini stasiun TV mbahmu!
No comments:
Post a Comment