Memang sekilas jika dicermati dengan matematika di dunia, hal ini sangatlah terjadi dalam rentang waktu yang amat panjang. Bayangkan saja manusia harus menunggu selama itu, serta kejadian-kejadian yang tidak terbayangkan sebelumnya; entah itu nikmat atau siksa kubur.
Tidak demikian. Matematika akhirat sungguh berbeda dengan apa yang sebelumnya kita bayangkan di dunia. Satu hari dalam hitungan akhirat jika dikonversi ke hitungan dunia sangatlah singkat, namun amat panjang bagi manusia di dunia sebagaimana firman-Nya:
"Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari disisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu." [Al Hajj: 47]
"Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepadaNya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu" [As Sajdah: 5]
Jika dipahami secara seksama, ayat di atas telah jelas menunjukkan bahwa:
1 hari di akhirat = 1.000 tahun di dunia
1 tahun di dunia = 365 hari
1 hari di akhirat = 365 x 1000 = 365.000 hari di dunia
Adapun umur nabi Muhammad shallalahu 'alaihi wa sallam kurang lebih 63 tahun, apabila dibulatkan menjadi 60 tahun maka hitungannya:
1 jam di akhirat = 41,7 tahun di dunia
60 tahun/41,7 tahun = 1,4 jam di akhirat
Ternyata kita hanya hidup 1,4 jam menurut matematika akhirat. Subhanallah. Hidup di dunia ini teramat singkat. Semoga tulisan ini dapat menjadi renungan bagi kita semua agar tidak menyia-nyiakan waktu sebagaimana firman Allah dalam Surat Al Ashr:
"Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran." [Al Ashr: 1-3]
Masihkah kita berpikir untuk terus mengejar dunia yang tiada habisnya? Padahal tidak ada secuil hal dari akhirat melainkan sangat mulia meskipun ditukar dengan seluruh dunia yang tidak ada secuil pun mulianya. Manusia pasti mau melakukan untuk akhiratnya meskipun yang paling sepele karena sejatinya hakikat dunia adalah singkat dan hina. Allah Musta'an.
No comments:
Post a Comment