hai kangen!
sudah lama kita tak lagi bakutemu. aku sadar tak ada lagi cara untuk kita
ber-anu ber-itu. lantas aku buka kembali surelmu, ku baca isinya dan ku pahami
beberapa attachment darimu. akhirnya aku paham, kamulah satu-satunya wanita di
dunia ini yang syahdan hadir di linimasaku, mengobrak-abrik dengan segala
tingkah lakumu. kamu ibarat penari sirkus yang punya segudang jurus hebat
mengundang aplaus penonton, dan akulah si penonton tunggal di setiap
pertunjukanmu, yang selalu setia menunggu kejutan apa lagi yang mau kamu
tunjukkan. kamu rela jungkir balik sampai titik darah terakhir untuk
menunjukkan ke aku kalau kamu itu jagoan sirkus terbaikku yang selalu punya
cara agar aku bertepuk tangan. hingga aku harus mengakui cuma kamu yang layak
jadi bintang di hatiku..
kini, sekarang, kamu tak perlu lagi jungkir balik buatku. aku sudah
mengerti dan paham tak ada yang bisa gantikan kamu di hati ini. kamu terlalu
hebat, semua wanita yang pernah ada di hidupku satu per satu kamu sikat habis
sampai mereka tersingkir dan terjungkal dari hatiku, hingga yang ada cuma kamu,
iya, namamu. Kasih Elia yang aku panggil Neneng
(ditulis sambil nangis)
salam hangat
-Babang-
No comments:
Post a Comment