Friday, June 3, 2016

Hujan untuk Yenni


/Kalau Sapardi Djoko Damono bilang hujan bulan Juni
Bagiku hujan sudah lari
Dia sembunyi di balik hati
Perempuan yang mengaku tak berhati

Sekian tahun aku menunggu
Hujan bulan Juni ternyata lebih sombong
Ia keburu turun di bulan Mei
Di kala panas matahari menyala di hati
Mengenyahkan segala ketakutan bibir ini
Untuk bilang kata cinta

Ah sial, betapa bodohnya lisan ini
Harus menunggu sekian masa untuk bicara
Padahal selalu jadi tong sampah tiap hari
Yang isinya tak berguna. Rongsokan.


 ------

Andai aku boleh mengumpat
Dengan segenap sumpah serapah
Yang pernah tercatat dalam kamus bahasa
Akan ku maki diri ini dengan milyaran jancuk
Biar mampus dilebur aksara
Lalu mati di depanmu


------

Yenni…
Namamu gentayangan di hati ini
Manunggal dalam jasadku yang lelaki
Seandainya boleh ku pilih satu kata di KBBI
Biarkan kata ‘terlambat’ yang aku pilih untuk ku hapus

Agar kamu kembali jadi Octavia yang Yenni
Perempuan yang akhirnya temukan ia punya hati
berikan kehidupan yang hidup kembali
turun bagai hujan di bulan Juni…


~ John Koplo

No comments:

Post a Comment