Sunday, May 22, 2016

Asal-usul Bahasa dan Komunikasi



Tulisan ini merupakan ringkasan dari karya Brad Harrub, Ph. D., Bert Thompson, Ph.D dan Dave Miller, Ph. D
Pada tahun ke-4 manusia mampu berkomunikasi melalui lisan. Pada tahun ke-6 atau ke-7 manusia sudah mampu berkomunikasi berikut ekspresi serta mampu menulis. Tahun 1994 sebuah artikel di majalah Time berjudul “How man began” berisi bahwa manusia sangat berbeda dengan hewan. Seluruh ahli bersepakat bahwa manusia secara individual berujar dan hal ini yang menjadi ciri khas unik yang dimiliki manusia sebagai pembeda dengan hewan. Philip Lieberman dalam bukunya Eve Spoke menuturkan bahwa ujaran merupakan hal yang sangat esensial bagi manusia  sebagai ciri eksistensi yang dimiliki oleh manusia.

Teori Evolusi pada Asal-usul Ujaran

Teori evolusi berpendapat bahwa dunia ini berasal dari proses evolusi terus menerus tanpa henti. Begitupun dalam ujaran bahasa yang berevolusi secara spontan dan tidak didesain sebelumnya. Banyak peneliti yang memfokuskan pada kemampuan hewan untuk berujar dan bertingkahlaku dalam kaitannya dengan pemahaman psikologis komunikasi. Jean Aitchison dalam bukunya The Seed of Speech berhipotesis bahwa secara fisik lingkungan fisik menuntun untuk lebih banyak memakan daging dan hasil akhirnya yakni otak yang lebih besar. John McCrone mendukung paham Aitchison dan berargumen bahwa segalanya berasal dari kera yang belajar bicara. Manusia mampu melebihi kemampuan kera dalam berbicara meskipun dunia ini menjadi beku karena es, bahkan mampu memenuhi kebutuhan pangan demi memperluas ukuran otak mereka. Secara tiba-tiba muncul mental baru yang terbuka dan manusia menjadi lebih waspada dan memiliki kepekaan. Penulis berpendapat bahwa lubang masih terdapat dalam ilmu pengetahuan kita mengenai asal-usul bahasa bagaimanakah pembabakan bahasa yang manusia baru menemukannya jauh setelah bahasa itu sendiri digunakan dan hal ini seakan menjadi puzzle ilmu pengetahuan yang sungguh-sungguh.

Adam: Manusia Pertama yang Berbicara dan Berkomunikasi
Pada pasal “What, When, and Where did Eve Speak to Adam and He to Her?” Phillip Lieberman berkomentar bahwa pada lima juta tahun lalu yang menghubungkan kita dengan dunia kera dan keberadaan manusia yakni Adam dan Hawa, yang kala itu sudah banyak jumlahnya. Kemungkinan besar komunikasi pada masa itu tidak jauh berbeda dengan apa yang kita ujarkan saat ini. Dengan menggunakan pendekatan Bible, Lieberman mendasarkan pada firman Allah pada kitab Kejadian 1: 26—27 yang berisi kejadian Tuhan ketika menciptakan Adam dan Hawa beserta bentuknya yang sempurna. Adam memberi nama kepada hewan sebelum penciptaan Hawa. Dijelaskan juga tentang percakapan Hawa dengan Setan. Adam ketika itu berusia kurang dari 24 tahun telah mampu berartikulasi dengan jelas dan mampu berekspresi sebagai manusia sejati.





Menara Babel dan Bahasa Universal
Tak ada yang mengetahui berapa jumlah bahasa di muka bumi, walaupun ada yang menyebut dalam buku The Ethnologue bahwa jumlah bahasa sekitar 6809 bahasa. Kasus Menara Babel yang direkam oleh kitab Kejadian 11: 1—9 menjelaskan mengenai awal perpecahan bahasa di muka bumi karena kesombongan manusia akhirnya Tuhan membuat bahasa mereka tak ada yang sama. Namun ada ahli yang berpendapat bahwa awalnya bahasa manusia adalah bahasa primitif yang satu kemudian mengalami deklinasi menjadi banyak seperti sekarang ini.

Otak Tengah Bahasa: Penciptaan Tuhan

Ketika disadari hampir terdapat 6000 lebih bahasa di muka bumi, ilmuwan sadar hal ini akibat perbesaran volume otak manusia. Kompleksitas manusia dalam ujaran menambah hal baru dalam masalah komunikasi. Para peneliti otak manusia yang terkenal yakni Paul Broca dan Carl Wernicke mendefinisikan beberapa gangguan yang dialami otak manusia pada saat berkomunikasi. Namun hal ini hanya ditemukan pada manusia, tidak pada hewan.

Anatomi Ujaran
Wernett Gitt telah meneliti mengenai anatomi ujaran manusia dalam bukunya The Wonder of Man merujuk kepada Bible mengenai ujaran malaikat dan burung. Dikatakan bahwa manusia memiliki kotak suara yang sungguh ajaib. Beliau berujar bahwa hanya manusia yang diberi anugrah oleh Tuhan sebuah karakter spesifik yang membedakan dengan kerajaan hewan. Manusia juga dibekali dengan perangkat lunak dan perangkat keras dalam hal ujaran bahasa.



No comments:

Post a Comment