Agaknya hal demikian terjadi di Indonesia. Banyak frase sepotong-sepotong yang justru membingungkan apabila dicermati seksama. Lantas di mana nalar berbahasa yang baik dan nyambung?
Thursday, January 2, 2014
Saya Kenal Muka, Tapi Tidak Kenal Nama
Suatu ketika saya
mendengar percakapan di gerbong kereta api jarak jauh Yogyakarta-Jakarta. Ada
seorang yang nyeletuk "saya kenal muka, tapi tidak kenal nama". Aneh
memang. Mengapa? Karena logikanya ada orang yang kenal muka tapi tidak kenal
nama, lantas bagaimana dia mampu mengenali atau lebih tepatnya membedakan yang
dalam bahasa Inggris disebut to recognise tanpa mengetahui label nama
seseorang atau sesuatu?? Sebagai perbandingan, saya kenal dengan yang wujudnya
air, namun saya tidak kenal kalau itu namanya air. Ajaib.
Agaknya hal demikian terjadi di Indonesia. Banyak frase sepotong-sepotong yang justru membingungkan apabila dicermati seksama. Lantas di mana nalar berbahasa yang baik dan nyambung?
Agaknya hal demikian terjadi di Indonesia. Banyak frase sepotong-sepotong yang justru membingungkan apabila dicermati seksama. Lantas di mana nalar berbahasa yang baik dan nyambung?
Labels:
catatan,
palingindonesia
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment