Wednesday, October 11, 2017

Surat Chokacrut



Kepada
Tuan Eko Prasetyo Chokacrut
Beserta Ny. Eko Prasetyo Chokacrut
Di tempat                               

Salam mahasiswi.
Bismillah. Segala puji bagi Allah Maha Esa, kami memuji-Nya, mohon pertolongan-Nya, serta mohon ampunan-Nya. Kami berlindung dari kejelekan jiwa dan kejelekan amal kami. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh-Nya, maka tak ada yang mampu menyesatkannya. Barangsiapa yang disesatkan-Nya, maka tak ada yang mampu memberi petunjuk. Salawat serta salam semoga selalu tercurah kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, kepada para keluarga, para Sahabat, serta pengikutnya hingga akhir zaman. Amma bakdu:
Sebelumnya saya mohon maaf karena tidak dapat menghadiri perhelatan acara yang sakral yaitu pernikahan Chokacrut dan Ny. Chokacrut. Sebuah acara mengesahkan apa yang tidak sah dan menghalalkan apa yang haram. Maka dari itu ijinkan saya ucapkan doa bagi mempelai: Barakallahu fikuma wa barakallahu alaikuma wa jama’a baynakuma fi khair. Berkah dan berkah bagi kalian berdua dan semoga Allah satukan kalian dalam kebaikan.
Bersama dengan surat ini pula saya ingin menghaturkan hadiah yang tidak seberapa harganya. Seperti pepatah Inggris: don’t judge book by its cover. Jangan menilai buku dari sampulnya, yang penting itu esensi fungsinya. Ya karena sampul alias cover yang saya bikin memang tidak enak dilihat. Hahaha.
Akhirul kalam saya ingin mengutip kalimat Sujiwo Tejo: “Menikah itu nasib, mencintai itu takdir; kamu dapat berencana menikah dengan siapa, namun kamu tak akan pernah bisa rencanakan cintamu untuk siapa. Bahwa yang membekas dari lilin bukan lelehnya melainkan wajahmu sebelum gelap”
Teriring seluruh salam dan doa yang baik-baik dan terbaik untuk pasangan baik. Semoga langgeng hingga hari kiamat dan semoga perkariban kita abadi selamanya.

Salam

Jun Khaer alias John Koplo
Ngatno333

No comments:

Post a Comment