Salam hormat,
Langsung to the point
Saya berdomisili di Yogyakarta
(kost), dikirimi paket oleh ayah saya dari Jakarta. Karena saya perlu barangnya
segera saya minta dipaketkan dengan paket YES tertanggal Jumat 22/08/2014. Saya
dikabari nomor resinya sbb:
No.resi : CGK2C01586561114
Kota asal :
CGK100000
No. Pelanggan : 10637300
Alamat Tujuan : John Koplo
Jl. Jalan no.XXX Yogyakarta
0812XXXXXXX
Kemudian saya dikabari oleh
kurir ybs menjelang malam soal paket saya yang akan diantar ke tempat tujuan.
Lantas ketika si kurir ybs tiba di tempat saya kira-kira pukul 19 lebih, saya
sedang ke kamar mandi. Selang tak beberapa lama saya baca sms si kurir yang
bilang kalau dia sudah coba hubungi alamat kost saya. Dan saya pun inisiatif
menghubungi si kurir, namun selang beberapa lama si kurir sudah jauh
meninggalkan tempat saya, bahkan dia sms kalau sudah pulang ke rumah, dan
barang saya diantar ke kantor JNX. Akhirnya si kurir sms menawarkan saya apakah
paket ingin diantar kembali (dengan konsekuensi hari Senin 25/08/2014) atau
saya ambil sendiri di kantor JNX malam ini juga. Saya jawab saya ambil sendiri,
Saya tanyakan alamat, dibalas si kurir di Jl. Parangtritis KM 4,5 Utara Ring
Road Selatan, posisinya ketika itu sudah
menjelang malam pukul 21. Tak lama si kurir memberitahu saya kantor JNX mau
tutup di jam tersebut. Saya balas kalau begitu besok saya ambil dan saya
tanyakan jam operasional kantor, dijawab si kurir jam 10 s/d 15. Besoknya saya coba ambil paket di kantor
JNX pukul 11 namun ternyata kantor tutup. Saya tanyakan ke si kurir namun
jawabannya seakan cuci tangan dan berargumen kalau dia tidak tahu kantornya
buka atau tutup, karena sebelumnya si kurir sudah mengatakan kalau kantornya
buka pada jam tersebut di atas, dan seakan sudah melakukan pekerjaan sesuai
prosedur. Ini jelas suatu kebohongan terhadap konsumen. Saya tidak
mempermasalahkan soal paket yang tidak sampai di tangan saya, namun yang saya
sesalkan sikap si kurir yang cenderung ngotot dan seolah-olah tidak bersalah
sama sekali, serta tidak memiliki sopan santun sehingga sulit untuk mengucapkan
kata ‘maaf’ kepada konsumen yang bersangkutan. Apakah dari pihak JNX tidak
memiliki kode etik dalam menjalankan tugas sehingga kata ‘maaf’ yang manusiawi
saja tidak bisa keluar sedikitpun. Semoga jadi bahan pembelajaran.
Salam hormat
John Koplo
NB: saya lampirkan bukti sms si
kurir ybs
----------- Balasan dari JNX-------
----------- Balasan dari JNX-------
Bapak John Koplo yang terhormat,
Terima kasih atas email yang Bapak sampaikan kepada Customer Care JNX.
Kami mohon maaf atas adanya ketidaknyamanan yang Bapak alami dalam menggunakan layanan JNX.
Petugas
pengantar dari pihak operasional JNX Yogyakarta tersebut memang sudah
bekerja sesuai dengan prosedur dan seharusnya memang kantor cabang JNX
Yogyakarta tetap buka pada hari libur.
Kami teruskan email keluhan Bapak ke pihak operasional JNX Yogyakarta untuk dapat diberikan info yang lebih akurat.
Demikian
yang dapat kami sampaikan, apabila terdapat hal lain yang ingin
ditanyakan mengenai layanan JNX, mohon untuk tidak ragu menghubungi kami
kembali melalui:
JNX Contact Center : 021 - 2927xxxx
Facsimile : 021 - 56714xxx
JNX Website : www.jnx.xxx
Terima kasih.
Salam,
Gayus Tambalban
Customer Care Division