Nasi Jangkrik.
Apa yang terbayang di
otak Anda mendengar dua kata tersebut? Nasi dan jangkrik. Ya, sepele memang.
Ritual bagi-bagi nasi jangkrik ini terjadi di Kudus, Jawa Tengah tiap
penanggalan 10 Muharram atau 10 Sura dalam penanggalan Jawa. Pada ritual ini
banyak warga yang berebutan mendapatkan nasi jangkrik demi alasan "ngalap
berkah" istilahnya. Kuliner khas Kudus ini sendiri mirip nasi jamblang
yang dibungkus dengan daun jati, biasa dibagikan di kompleks
Menara Masjid Kudus.
Alih-alih.
Saya
malah jadi teringat pada potongan dialog film Warung Kopi DKI berjudul CHIPS
(Cara Hebat Ikut Penanggulangan Masalah Sosial) yang diperankan Dono, Kasino,
Indro. Pada scene di film tersebut tampak si bos "jangkrik" -sebut
saja begitu- yang diperankan oleh Pandji Anom sedang bersembunyi di hutan
berduaan bersama seorang gadis cantik. Tiba-tiba si Kasino datang tidak sengaja
dan melihat kaki si bos "jangkrik" nongol. Akhirnya karena kepalang
basah si bos memberikan uang tutup mulut kepada Kasino sambil berujar: