Alkisah
suatu hari ada seorang anak kos yang diklaim sholeh oleh tetanggnya
yang juga teman kosnya. Si anak ini ikut kondangan salah seorang teman
kuliahnya. Dia pergi berdua bersama rekan sejawat kuliahnya juga,
singkat kata dibonceng sepeda motor. Sampai di TKP, si anak ini lupa
membawa amplop, lantas temannya ini inisiatif karena membawa amplop dua
lembar, diberikannya ke si anak sholeh. Ternyata ketika mengisi daftar
hadir si teman anak ini telah membawa amplop yang telah berisi uang
lebih dari satu amplop. Walhasil si anak sholeh ngikut antri saja di
belakang temannya, bahasa kerennya numpang. Setelah selesai mengisi
daftar hadir, si anak sholeh diberi cinderamata berupa gantungan kunci
oleh simbak pagar ayu kondangan tersebut. Kemudian si anak sholeh dan
temannya ini salaman dengan pengantin, kemudian makan minum dengan menu
yang tidak sederhana layaknya di warung makan pinggir jalan. Si anak
sholeh kenyang dan dia mengucap syukur. Dia hanya menghabiskan Rp 0 (nol
rupiah) di perhelatan syukuran manten itu. Datang tanpa modal. pulang
bawa untung, begitu pikir si anak sholeh. Akhirnya si anak sholeh pulang
dengan membawa berkah kebahagiaan. Tak lupa dia mengucap syukur kepada
Allah yang telah memberinya limpahan berkah dan rahmat-Nya yang
luarbiasa tanpa pernah dia duga sebelumnya.
Alhamdulillah #RejekiAnakSholeh memang tidak pernah lari kemana-mana.#GustiAllahMbotenSare [Allah Never Sleep]
Alhamdulillah #RejekiAnakSholeh memang tidak pernah lari kemana-mana.#GustiAllahMbotenSare [Allah Never Sleep]
No comments:
Post a Comment